Babinsa Teunom Bantu Petani Panen Padi, Serangan Hama Jadi Tantangan Produksi Pertanian

ACEH JAYA – Anggota Koramil 06/Teunom dan Posramil Pasie Raya Kodim 0114/Aceh Jaya, Sertu Pujianto dan Kopda Baihaqi, melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan membantu panen padi milik Bapak Usman (45) dan Ibu Maryanti di Desa Seumira, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (01/06/2026).

Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas panen merupakan bagian dari pendampingan terhadap petani dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut membantu proses panen menggunakan alat tradisional bersama pemilik lahan dan warga sekitar. Selain mempercepat proses panen, kegiatan itu juga menjadi sarana komunikasi untuk mengetahui secara langsung kondisi pertanian yang dihadapi petani di wilayah binaan.

Dari hasil pemantauan di lapangan, produksi padi pada musim panen kali ini belum mencapai hasil yang diharapkan. Para petani mengeluhkan tingginya serangan hama tikus dan burung pipit yang menyebabkan berkurangnya jumlah gabah yang berhasil dipanen.

Sertu Pujianto menjelaskan bahwa serangan hama menjadi salah satu faktor yang cukup memengaruhi produktivitas pertanian di sejumlah wilayah. Kerusakan tanaman yang terjadi menjelang masa panen berdampak langsung terhadap hasil yang diterima petani.

“Kami turun langsung membantu petani sekaligus melihat kondisi di lapangan. Dari hasil komunikasi dengan petani, salah satu kendala yang dihadapi saat ini adalah serangan hama tikus dan burung pipit yang cukup memengaruhi hasil panen,” ujarnya.

Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya saat masa tanam, tetapi juga pada tahap perawatan hingga panen. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani serta mendukung upaya peningkatan produksi pangan di wilayah.

Sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, berbagai kendala yang dihadapi petani perlu mendapat perhatian agar produktivitas lahan dapat terus meningkat dan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Serangan organisme pengganggu tanaman seperti tikus dan burung pipit merupakan tantangan yang sering dihadapi petani. Apabila tidak ditangani secara tepat, keberadaan hama dapat mengurangi hasil panen secara signifikan dan berdampak pada pendapatan petani.

Dalam perspektif pertahanan nasional, ketahanan pangan merupakan salah satu komponen penting yang mendukung ketahanan wilayah. Ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan akan memperkuat stabilitas sosial serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, Babinsa berupaya membantu petani mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi di lapangan. Informasi tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi pihak terkait dalam merumuskan langkah-langkah peningkatan produktivitas pertanian.

Selain membantu panen, Babinsa juga mendorong petani untuk terus menjaga semangat bertani dan meningkatkan koordinasi dengan kelompok tani maupun penyuluh pertanian guna mencari solusi terhadap ancaman hama yang sering muncul setiap musim tanam.

Kegiatan yang dilakukan Sertu Pujianto dan Kopda Baihaqi menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di sektor pangan. Kehadiran Babinsa di tengah petani menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan sektor pertanian.

Dengan sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat kewilayahan, diharapkan berbagai kendala pertanian dapat diatasi sehingga produktivitas padi di Kecamatan Teunom terus meningkat dan mampu mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.(0114).

Mungkin Anda juga menyukai