Serka Syamsul Hadi Hadiri Final Turnamen HUT RI, TNI Dekat dengan Masyarakat Pasie Raya

ACEH JAYA – Lapangan sepak bola Desa Tuwi Kareung, Kecamatan Pasie Raya, Kabupaten Aceh Jaya, menjadi ruang pertemuan masyarakat dalam final turnamen sepak bola antargampong yang digelar untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Jumat (21/8/2026). Pertandingan puncak tersebut berlangsung dengan suasana kompetitif sekaligus memperlihatkan semangat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.

Danposramil Pasie Raya Kodim 0114/Aceh Jaya yang diwakili Serka Syamsul Hadi turut menghadiri jalannya kegiatan. Kehadiran unsur TNI dalam kegiatan masyarakat tersebut menjadi bagian dari kedekatan aparat kewilayahan dengan warga, khususnya dalam kegiatan yang melibatkan banyak unsur masyarakat di tingkat desa.

Turnamen antargampong tidak hanya menjadi agenda olahraga untuk memperingati kemerdekaan. Di tingkat masyarakat, kegiatan semacam ini memiliki fungsi sosial yang cukup kuat karena mempertemukan warga dari berbagai desa dalam suasana yang positif. Persaingan di lapangan berjalan berdampingan dengan interaksi dan kebersamaan antarpeserta maupun masyarakat yang menyaksikan pertandingan.

Final tersebut menghasilkan Tim Persepa Desa Pasi Tebee sebagai juara pertama. Tim tersebut memperoleh trofi serta uang tunai sebesar Rp2.000.000. Posisi kedua diraih Tim Potrik Tuwi Kareung dengan hadiah trofi dan uang tunai sebesar Rp1.300.000.

Sementara itu, Desa Tuwie Priya dan Desa Lok Guci meraih posisi juara bersama. Masing-masing tim memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap para peserta yang telah mengikuti rangkaian turnamen hingga pertandingan final.

Di balik hasil pertandingan, momentum tersebut menunjukkan bagaimana olahraga dapat menjadi sarana membangun interaksi sosial di tengah masyarakat. Kompetisi antardesa memberikan kesempatan bagi warga untuk bertemu, berkomunikasi dan membangun hubungan yang lebih dekat dalam suasana yang sehat.

Bagi wilayah seperti Pasie Raya, kegiatan masyarakat yang mampu mempertemukan berbagai kelompok memiliki arti tersendiri dalam menjaga kohesi sosial. Hubungan antarmasyarakat yang terpelihara dapat menjadi salah satu modal dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan tersebut juga memperlihatkan bahwa tugas pembinaan teritorial tidak terbatas pada persoalan keamanan dalam pengertian sempit. Babinsa dan unsur Koramil berada di tengah masyarakat dalam berbagai momentum untuk membangun komunikasi sekaligus memahami dinamika sosial di wilayah binaannya.

Dalam perspektif ketahanan wilayah, masyarakat yang memiliki hubungan sosial kuat cenderung lebih mampu menghadapi berbagai persoalan secara bersama-sama. Kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan olahraga, gotong royong maupun kegiatan sosial lainnya dapat memperkuat rasa memiliki terhadap lingkungan.

Semangat tersebut memiliki keterkaitan dengan konsep pertahanan nasional yang menempatkan ketahanan masyarakat sebagai salah satu unsur penting. Stabilitas suatu wilayah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan aparat, tetapi juga oleh kekuatan hubungan sosial dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungannya.

Turnamen sepak bola juga memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi melalui aktivitas yang positif. Kompetisi olahraga dapat membangun disiplin, kerja sama tim dan sikap sportif. Nilai-nilai tersebut penting dalam pembentukan karakter generasi muda yang nantinya menjadi bagian dari kekuatan sosial masyarakat.

Bagi TNI, kegiatan masyarakat seperti ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi sosial. Interaksi yang terbangun secara langsung memungkinkan aparat mengenal masyarakat dengan lebih dekat, sementara warga dapat merasakan kehadiran TNI sebagai bagian dari lingkungan sosial mereka.

Pertandingan final yang berlangsung hingga selesai pada pukul 18.39 WIB berjalan aman dan lancar. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan olahraga masyarakat dapat diselenggarakan dalam suasana tertib dengan dukungan berbagai pihak.

Lebih jauh, momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI melalui turnamen antargampong memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam bentuk kebersamaan di tingkat masyarakat. Kompetisi tidak berhenti pada persoalan menang dan kalah, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat persaudaraan antargampong.

Kegiatan di Lapangan Desa Tuwi Kareung tersebut pada akhirnya memberikan gambaran bahwa ketahanan wilayah juga tumbuh dari aktivitas masyarakat yang sehat, terbuka dan melibatkan banyak unsur. Ketika ruang-ruang kebersamaan terus dipelihara, hubungan sosial akan semakin kuat dan menjadi salah satu fondasi bagi terciptanya wilayah Pasie Raya yang aman, solid dan kondusif.(0114).

Mungkin Anda juga menyukai