Upacara Haru Penghormatan Terakhir bagi Prajurit yang Gugur di Seruyan

kecelakaan helikopter Water Bombing Penerbad jenis MI-17V5 Nomor Registrasi HA-5235 saat melaksanakan tugas Satgas Udara Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kamis (5/11/2026).
Upacara pemberangkatan jenazah tersebut bertempat di Bandara Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, dengan Inspektur Upacara Pangdam XXII/Tambun Bungai. Kegiatan berlangsung penuh khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada kedua prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
Kedua prajurit tersebut yakni almarhum Mayor Cpn Dudi Firmansyah, jabatan Kadep Pengbangan Pusdikpenerbad Puspenerbad, dan almarhum Lettu Cpn Nur Hafiz Akbar Rizki Hartio, S.H., M.H., jabatan Pabang 2 Siud Heli Serbu II Flite Heli C Drone 31/AYC Puspenerbad.
Upacara tersebut turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalimantan Tengah, Danpuspenerbad, Gubernur Kalimantan Tengah, Bupati Seruyan, Asintel Kasdam XXII/TB, Asops Kasdam XXII/TB, Danpomdam XXII/TB, Kasi Pers Kasrem 102/Pjg, Dandim 1015/Sampit, Kapolres Seruyan, Dandenpom Sampit, Danyon TP 923/Mentaya, Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Kalaksa BPBD Seruyan, Kepala Basarnas Palangkaraya, Kepala TNTP serta sejumlah pejabat TNI, Polri dan pemerintah daerah.
Rangkaian upacara diawali dengan laporan perwira upacara kepada Inspektur Upacara, Irup memasuki lapangan upacara, Laporan Dan Up kepada Irup, pasang sangkur, penghormatan kepada jenazah, lepas sangkur, Laporan Dan Up kepada Irup, Irup meninggalkan tempat upacara, Laporan Pa Up kepada Irup.
Pada pukul 09.05 WIB, pesawat Casa 212 Penerbad Nomor Registrasi A-9035 Take Off dari Bandara Kuala Pembuang menuju Semarang dengan membawa kedua jenazah dan didampingi Danpuspenerbad Mayjen TNI Mochammad Masrukin, M.Han.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P. menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam upacara tersebut merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengorbanan kedua prajurit yang telah gugur saat menjalankan tugas negara.
Dandim juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Semoga segala pengabdian dan pengorbanan kedua prajurit menjadi amal ibadah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan.
