TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo Ubah Gubuk Warga Jadi Rumah Permanen Layak Huni
BOALEMO – Pemandangan berbeda terlihat di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, pada Jumat (01/05/2026). Jika biasanya deru mesin kendaraan yang mendominasi, kini suara dentuman palu dan canda tawa antara prajurit TNI dan warga menjadi simfoni pembangunan yang menyejukkan telinga. Di bawah komando Kodim 1316/Boalemo, pengabdian tanpa batas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tengah melukis senyum baru bagi warga yang membutuhkan.
Salah satu fokus yang paling menyorot perhatian adalah transformasi drastis kediaman Bapak Yansur Sumaila. Rumah yang dulunya hanya berupa gubuk dengan kayu-kayu yang mulai merapuh, kini tengah bersalin rupa menjadi bangunan permanen yang kokoh dan sehat.
Batako Demi Batako untuk Masa Depan
Hingga saat ini, progres Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tersebut telah menembus angka 35 persen. Dinding-dinding kayu yang lapuk dan penuh celah kini telah digantikan oleh susunan batako yang rapi.
Para prajurit dari Satgas TMMD 128 yang terdiri dari personel Kodim 1316/Boalemo dan Yonif TP 915/Bitu’o tampak berbaur dengan masyarakat tanpa ada sekat formalitas. Dengan peluh yang membasahi seragam, mereka bahu-membahu mengaduk semen dan memastikan setiap sudut fondasi berdiri dengan presisi.
“Membangun rumah bukan sekadar menyusun batu dan semen. Ini adalah upaya kita membangun fondasi dan dinding baru peradaban bagi sebuah keluarga. Rumah yang layak adalah titik awal lahirnya generasi yang sehat dan berkarakter,” ungkap Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., selaku Dansatgas TMMD ke-128 di Boalemo.
Lebih dari sekadar renovasi fisik, Letkol Czi Wiratama menekankan bahwa pembangunan ini mengedepankan aspek sanitasi dan sirkulasi udara yang baik. Hal ini dilakukan agar Bapak Yansur dan keluarga tidak hanya memiliki tempat berteduh, tetapi juga lingkungan yang mendukung kesehatan jangka panjang.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran TNI di Boalemo benar-benar dirasakan sebagai solusi nyata. Tidak boleh ada warga yang merasa berjuang sendirian melawan kerasnya hidup. Negara hadir melalui tangan-tangan prajurit ini,” tambah Letkol Czi Wiratama.
Menghidupkan Kembali Marwah Gotong Royong
Program TMMD ke-128 ini juga menjadi panggung di mana semangat gotong royong yang sempat meredup kembali menyala hebat. Warga setempat dengan antusias membantu para personel TNI, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental. Bagi masyarakat Desa Hutamonu, kehadiran Satgas TMMD adalah jawaban atas doa mereka selama ini untuk memiliki lingkungan yang lebih baik.
Akselerasi pengerjaan RTLH ini dipastikan akan terus dipacu agar selesai tepat waktu sesuai target program. Letkol Czi Wiratama menegaskan bahwa meski mengejar target waktu, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama.
“Bagi kami, upah tertinggi bukanlah medali atau penghargaan, melainkan melihat senyum bahagia rakyat yang hidupnya menjadi lebih makmur dan sejahtera melalui karya nyata kami,” pungkas Letkol Czi Wiratama dengan nada optimis.
Pembangunan rumah Bapak Yansur ini hanyalah satu dari sekian banyak program strategis TMMD 128 di Boalemo yang bertujuan untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pelosok dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.(1316).
