TMMD Cilegon dan BNN Edukasi Pelajar SMPN 6 Terkait Bahaya Narkoba

Cilegon – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 secara resmi menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba kepada para pelajar di Lapangan Upacara SMPN 6 Cilegon pada Senin (18/5/2026).

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan terintegrasi melalui upacara bendera dan dilanjutkan sesi penyuluhan khusus yang diikuti oleh seluruh siswa serta dewan guru sebagai bagian dari sasaran nonfisik program TMMD 128 Kodim 0623/Cilegon.

Bertindak sebagai pembina upacara, Perwira Seksi Teritorial Kodim 0623/Cilegon Kapten Infanteri Muhammad Rijal menjelaskan secara rinci program TMMD yang saat ini tengah berlangsung aktif di wilayah Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak.

Dalam amanatnya, Kapten Rijal memaparkan bahwa TMMD ke-128 berjalan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 dengan berbagai target fisik mulai dari pembukaan jalan lingkungan, pembangunan drainase, renovasi rumah, sumur bor, MCK, hingga pembukaan lahan tani.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga berkomitmen membangun kualitas sumber daya manusia melalui berbagai penyuluhan dan edukasi berkala kepada masyarakat dan pelajar.

Pada kesempatan yang sama, Kapten Rijal secara tegas mengingatkan para siswa untuk menjauhi segala bentuk narkotika karena zat terlarang tersebut terbukti merusak kesehatan fisik, menghancurkan masa depan diri sendiri, serta merugikan keluarga.

Sementara itu, Kepala SMPN 6 Cilegon, Yeni Rahmiani M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis ini karena dinilai sangat positif untuk meningkatkan kewaspadaan anak didik serta mengenalkan program kontribusi TNI di Kota Cilegon.

Memasuki sesi penyuluhan teknis, Penyuluh Narkoba BNN Kota Cilegon, Hendra, mengupas tuntas berbagai jenis narkoba serta zat adiktif yang saat ini marak disalahgunakan oleh kalangan remaja dalam pergaulan sehari-hari.

Pihak BNN juga memperingatkan bahwa modus peredaran narkoba kini semakin terselubung dalam bentuk cair atau campuran makanan, sehingga para pelajar diimbau keras untuk tidak sembarangan menerima pemberian dari orang yang tidak dikenal.

Mungkin Anda juga menyukai