Tinjauan Dandim Tabanan: Jembatan Usaha Tani untuk Petani

Tabanan – Untuk memastikan kesiapan dan kelayakan pembangunan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat tani, Dandim 1619/Tabanan, Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., melakukan tinjauan langsung ke lokasi yang direncanakan untuk pembangunan jembatan usaha tani. Kegiatan ini berlangsung di kawasan Subak Bengkaling, Banjar Bangah, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti pada Senin (1/6/2026).

Dalam kunjungan ini, Dandim diiringi oleh Danramil 1619-07/Baturiti, Pasiter Kodim 1619/Tabanan, Babinsa, Bendesa Adat Banjar Bangah, serta para prajuru adat setempat. Rombongan menelusuri kondisi sekitar, memeriksa akses jalan, dan mengidentifikasi titik yang menjadi calon lokasi pembangunan jembatan tersebut.

Dandim menyatakan bahwa jembatan usaha tani memainkan peranan krusial dalam meningkatkan mobilitas petani. Khususnya dalam proses pengangkutan hasil pertanian dari lahan mereka ke pusat distribusi dan pasar.

“Jembatan ini diharapkan menjadi solusi signifikan bagi masyarakat, terutama petani di Subak Bengkaling. Lebih dari sekadar mempermudah transportasi produk pertanian, kehadiran jembatan ini juga merupakan bagian dari strategi bersama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga desa,” ujar Letkol Inf Muhamad Arifianto.

Ia juga menjelaskan bahwa kesuksesan pembangunan jembatan ini tidak hanya tergantung pada pemerintah atau TNI, melainkan memerlukan kerjasama semua elemen masyarakat.

Dandim berharap hubungan baik antara aparat, pemangku desa, lembaga adat, dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga proses pembangunan berjalan lancar sesuai harapan.

Mungkin Anda juga menyukai