Terima Laporan Karhutla, Tim Gabungan Kodim 1017/Lmd Sigap Meluncur ke Titik Hotspot
LAMANDAU – Respons cepat ditunjukkan personel Kodim 1017/Lamandau bersama tim gabungan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Lamandau. Begitu menerima laporan adanya titik hotspot, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Tim gabungan tersebut terdiri dari personel Kodim 1017/Lmd, Polri, Brimob, BPBD Kabupaten Lamandau serta relawan. Tim bergerak menuju lokasi kebakaran yang berada di areal plasma PT. MML, Desa Batu Hambawang, Jum’at (18/09/26).
Untuk mencapai titik hotspot, tim harus menempuh perjalanan sekitar ±19 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 35 menit. Kondisi medan yang harus dihadapi cukup menantang karena lokasi kebakaran berada di area yang sebagian merupakan lahan gambut, semak belukar serta terdapat kayu-kayu lapuk yang mudah terbakar.
Kekompakan dan sinergi antara TNI, Polri, Brimob, BPBD dan relawan menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat penanganan Karhutla, khususnya pada kondisi lahan gambut yang memiliki potensi menyimpan bara di dalam tanah.
Dandim 1017/Lamandau Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., menegaskan bahwa setiap laporan terkait Karhutla harus segera direspons agar kebakaran dapat ditangani sedini mungkin.
“Begitu menerima laporan adanya titik hotspot, personel langsung kita gerakkan bersama unsur terkait. Penanganan secara cepat dan terpadu sangat penting untuk mencegah api meluas, terlebih kondisi lahan sebagian berupa gambut dan semak belukar,” tegas Dandim.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi yang rawan terjadi Karhutla.
“Pencegahan merupakan tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang sulit dikendalikan,” pungkasnya.
