Susut Festival 2026: Memperkuat Peran Generasi Muda dalam Pelestarian Budaya Bali
Bangli – Pada Sabtu, 1 Januari 2026, Desa Susut menjadi tuan rumah pembukaan Susut Festival 2026 yang bertema “Baktining Yowana”. Kegiatan ini dihadiri oleh Babinsa Desa Susut, Serka I Nyoman Suharta, dan Bhabinkamtibmas Desa Susut, Ipda Anak Agung Edy Sanjaya, yang berperan aktif dalam mendukung acara tersebut.
Pembukaan festival ini diresmikan oleh Camat Susut mewakili Bupati Bangli. Acara ini tidak hanya sekadar seremoni, tetapi juga dilanjutkan dengan penanaman pohon simbolis yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian lingkungan. Seminar yang diisi oleh Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. I Wayan Koster, juga menjadi bagian dari rangkaian acara, di mana fokusnya adalah pada peran pemuda dalam melestarikan budaya.
Susut Festival diadakan untuk mendorong partisipasi generasi muda dalam menjaga serta melestarikan adat, seni, dan budaya Bali. Selain itu, festival ini bertujuan menumbuhkan rasa cinta lingkungan dan kepedulian sosial di kalangan masyarakat. Rencananya, festival ini akan diselenggarakan setiap tahun sebagai agenda budaya desa.
Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinataha Utama, menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung kegiatan yang positif dan berorientasi pada pelestarian budaya lokal. “Pelaksanaan festival ini penting untuk menjaga nilai-nilai kearifan lokal dan memperkuat kebersamaan di masyarakat,” tuturnya.
Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di acara ini juga mencerminkan sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
