Satgas TMMD Kodim 1801/Manokwari Bantu Persalinan Darurat Warga di Tengah Malam

Manokwari Utara – Kepedulian dan kesiapsiagaan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1801/Manokwari kembali terlihat melalui aksi kemanusiaan membantu proses persalinan darurat seorang warga Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Rabu malam (06/05/2026).

Peristiwa bermula sekitar pukul 22.30 WIT ketika anggota Satgas TMMD tengah beristirahat di Posko TMMD. Suasana malam mendadak berubah saat seorang warga, Agustinus Mandacan, datang tergesa-gesa meminta pertolongan karena istrinya, Mama Yakoba Indauw (28), mengalami kontraksi hebat dan hendak melahirkan.

Mengetahui kondisi tersebut, Dan SSK TMMD Kapten Inf Pius Paus Huik segera mengambil langkah cepat dengan memerintahkan personel menjemput ambulans dari Kampung Nuni. Tidak lama berselang, ambulans tiba dan personel kesehatan Satgas TMMD dipimpin Serda Bagas Prasetyo langsung memberikan penanganan awal kepada pasien.

Namun di tengah perjalanan menuju RSUD Manokwari, tepat sekitar 500 meter dari lokasi keberangkatan, kondisi Mama Yakoba semakin kritis dan proses persalinan tidak dapat ditunda. Dengan sigap, personel kesehatan Satgas bersama ibu-ibu warga yang mendampingi melakukan proses persalinan darurat di dalam ambulans.

Berkat kerja sama dan ketenangan personel Satgas TMMD, pada Kamis dini hari pukul 00.06 WIT, Mama Yakoba berhasil melahirkan seorang bayi perempuan dalam keadaan selamat.

Usai proses persalinan, ibu dan bayi langsung dibawa menuju RSUD Manokwari guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Kapten Inf Pius Paus Huik mengatakan bahwa membantu masyarakat merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI kepada rakyat.

“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik semata, tetapi juga tentang kepedulian sosial dan kemanusiaan. Kami akan selalu hadir membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Rasa syukur turut disampaikan Agustinus Mandacan atas bantuan cepat personel Satgas TMMD yang dinilai sangat berarti bagi keluarganya.

“Kami sangat bersyukur karena bapak-bapak TNI langsung membantu. Kalau tidak ada mereka, kami tidak tahu harus bagaimana malam itu,” ungkapnya haru.

Mungkin Anda juga menyukai