Pangdam IM Tinjau Keberlanjutan Jembatan Gantung Garuda di Aceh Utara
Aceh Utara – Jembatan Gantung Garuda yang menghubungkan Desa Lhok Kuyun dan Desa Lhok Gajah mendapat perhatian khusus dari Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. pada Selasa sore, 27 Januari 2026. Pangdam didampingi oleh Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S., dalam peninjauan ini untuk memastikan keamanan dan kelayakan jembatan bagi masyarakat yang bergantung pada akses transportasi tersebut.
Jembatan Gantung Garuda, sebagai salah satu dari dua belas jembatan gantung yang sedang dalam proses pembangunan di seluruh Aceh, berfungsi vital dalam meningkatkan mobilitas ekonomi dan sosial warga. Dalam pengecekan ini, Pangdam beserta rombongan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi fisik jembatan, termasuk struktur penopang dan kabel penggantung, dengan fokus khusus pada bagian-bagian yang berdekatan dengan tepi sungai yang membutuhkan penguatan lebih lanjut.
“Jembatan ini adalah yang ketiga yang telah selesai dibangun. Kita terus melakukan pengecekan dan menemukan beberapa area yang perlu diperkuat untuk menjaga ketahanan konstruksi,” ungkap Pangdam Joko Hadi Susilo.
Lebih lanjut, Pangdam menyatakan bahwa Kodam Iskandar Muda juga sedang mengerjakan pembangunan jembatan jenis Bailey dan ARMCO di berbagai daerah di Aceh. Dari total 18 unit jembatan Bailey, enam unit masih dalam tahap pengerjaan, sementara untuk jembatan ARMCO, 12 unit masih dalam proses.
Kegiatan peninjauan ini dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk pejabat TNI, tokoh masyarakat, dan pemerintahan setempat, sebagai bentuk sinergi dalam mendorong pembangunan infrastruktur yang dapat memperkuat perekonomian dan memulihkan kondisi wilayah Aceh pasca bencana.
