Menjelang 21 Mei, Satgas TMMD Ke-128 Fokus Tuntaskan Rumah Warga Hutamonu
Boalemo, 6 Mei 2026 – Waktu seolah berjalan lebih cepat di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito. Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 pada 21 Mei mendatang, personel Satgas terus memacu pekerjaan tanpa mengenal lelah. Di tengah keterbatasan waktu yang semakin sempit, semangat untuk mewujudkan rumah layak huni bagi Ibu Nina Ma’ruf dan keluarga justru semakin menguat.
Dari tahap awal berupa pondasi, kini bangunan telah berkembang menjadi struktur yang kokoh. Dinding batako berdiri tegak, sementara kusen pintu dan jendela telah terpasang rapi. Transformasi ini tidak hanya menghadirkan perubahan fisik, tetapi juga membawa harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., menegaskan bahwa percepatan pekerjaan tetap berjalan dengan mengutamakan kualitas dan ketahanan bangunan.
“Setiap batako yang kami susun dan setiap adukan semen yang kami kerjakan selalu melalui perhitungan yang matang. Kami bekerja cepat, tetapi tetap memastikan kekuatan dan keamanan bangunan agar dapat ditempati dengan nyaman dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sinergi antara personel Kodim 1316/Boalemo dan Yonif TP 915/Bitu’o menjadi kunci utama percepatan pembangunan. Dengan pola kerja bergantian dan koordinasi yang teratur, setiap waktu dimanfaatkan secara maksimal untuk mengejar target penyelesaian. Bagi para prajurit, tugas ini bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan wujud pengabdian yang bernilai kemanusiaan.
“Sebelum 21 Mei tiba, kami berharap Ibu Nina dan keluarga sudah dapat menempati rumah ini dengan layak dan nyaman. Ini adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat,” tegas Letkol Wiratama.
Di lokasi pembangunan, Ibu Nina Ma’ruf hampir setiap hari menyaksikan perkembangan rumahnya. Bagi dirinya, setiap bata yang tersusun adalah tanda harapan yang semakin dekat menjadi kenyataan. Dengan penuh ketulusan, ia kerap menyajikan minuman sederhana sebagai ungkapan terima kasih kepada para prajurit.
“Melihat mereka bekerja tanpa lelah dari pagi membuat saya sangat terharu. Saya tidak tahu harus membalas bagaimana selain bersyukur. Rumah ini menjadi bukti bahwa kami tidak sendiri,” ungkapnya.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam TMMD ke-128 ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga upaya menghadirkan kembali rasa aman, layak, dan bermartabat bagi masyarakat.
Dengan progres yang terus meningkat, Satgas TMMD 128 menunjukkan bahwa pengabdian TNI di Boalemo dijalankan dengan disiplin, kecepatan, dan kualitas. Hingga penutupan nanti, rumah Ibu Nina diharapkan menjadi simbol keberhasilan sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di Desa Hutamonu.(1316).
