Kolaborasi Berbagai Pihak, TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Tingkatkan Pembangunan Desa Tanjung Rejo

PESAWARAN – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan di Desa Tanjung Rejo menunjukkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak. Kegiatan ini melibatkan tidak hanya TNI, tetapi juga Polri, pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat setempat.

Personel TNI yang terlibat dalam program ini terdiri dari Kodim 0421/Lampung Selatan, Yonif TP 848/PDC, dan tim teknis Zeni serta tenaga kesehatan TNI. Dukungan dari kepolisian diperoleh dari Polres Pesawaran, sementara keterlibatan masyarakat sekitar menjadi elemen penting dalam mempercepat pelaksanaan sasaran pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga berkontribusi dalam mendukung program ini, dengan PT PLN Nusantara Power Unit Sebalang ikut serta dalam kegiatan TMMD di wilayah tersebut. Kolaborasi lintas sektor ini menegaskan komitmen bersama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan desa.

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Mochammad Nuril Ambiyah, menekankan bahwa TMMD merupakan cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendorong pembangunan daerah. Ia menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini.

“TMMD ini adalah bukti sinergi antara TNI dan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup warga desa. Kami sangat menghargai dukungan dari semua pihak yang telah berpartisipasi,” tuturnya.

Hingga saat ini, progres TMMD ke-127 di Desa Tanjung Rejo menunjukkan hasil yang signifikan dengan pembangunan rabat beton mencapai 83,5 persen, talud 92,6 persen, dan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) 81,6 persen.

Kegiatan ini juga diawasi oleh tim pengawasan Panglima TNI yang dipimpin oleh Bambang Hadi Suseno, yang memberikan apresiasi terhadap kerja keras personel Satgas dan masyarakat. Diharapkan, program TMMD ini dapat memberikan dampak positif bagi infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat Desa Tanjung Rejo. Penutupan TMMD ke-127 dijadwalkan berlangsung pada 11 Maret 2026, menandai akhir rangkaian kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang telah berlangsung selama satu bulan.

Mungkin Anda juga menyukai