Kodim 1607/Sumbawa Terima Kunjungan TK Islam Terpadu, Edukasi Anak Sejak Dini Tentang TNI
NTB – Sumbawa Besar, Kodim 1607/Sumbawa menerima kunjungan dari siswa-siswi Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Sumbawa pada Jumat (29/08/2025). Kegiatan kunjungan ini menjadi salah satu bentuk edukasi untuk mengenalkan peran TNI kepada generasi muda sejak usia dini, khususnya dalam menjaga pertahanan dan keamanan negara.
Rombongan anak-anak TKIT yang didampingi para guru pendamping disambut hangat oleh prajurit Kodim 1607/Sumbawa. Dalam kesempatan tersebut, para siswa diperkenalkan dengan berbagai kendaraan dinas yang dimiliki TNI, mulai dari mobil operasional hingga sepeda motor dinas yang biasa digunakan dalam menunjang tugas sehari-hari Babinsa di lapangan.
Tidak hanya sekadar melihat, anak-anak juga diberi kesempatan untuk menaiki kendaraan dinas TNI. Dengan penuh kegembiraan, mereka berkeliling lingkungan Makodim menggunakan mobil dinas. Suasana semakin meriah ketika terdengar sorak gembira dari para siswa yang antusias mencoba pengalaman baru ini.
Guru pendamping menyampaikan bahwa kunjungan ke Kodim 1607/Sumbawa memberikan pengalaman positif bagi anak-anak, karena selain bisa mengenal lebih dekat sosok TNI, mereka juga belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, serta rasa cinta tanah air. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menanamkan jiwa nasionalisme sejak dini kepada anak-anak,” ujar salah satu guru.
Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letkol Kav Basofi Cahyowibowo S.T., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, kunjungan anak-anak TK ke Makodim merupakan wujud kebersamaan dan kedekatan TNI dengan masyarakat.
“Kami menyambut baik kunjungan anak-anak TKIT ke Kodim. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menanamkan rasa cinta tanah air sejak dini. Kami berharap anak-anak bisa mengenal TNI sebagai bagian dari rakyat dan selalu siap mengabdi untuk bangsa,” tegas Dandim.
Melalui kegiatan ini, Kodim 1607/Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk dunia pendidikan. Hubungan harmonis yang dibangun sejak dini diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, disiplin, serta cinta terhadap Indonesia.