Kasdim Sintang Hadiri Pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-XII Kabupaten Sintang Tahun 2025

Sintang – Kodim 1205/Sintang menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya lokal dengan hadirnya Kepala Staf Kodim (Kasdim) Sintang, Mayor Inf Andreas dalam pembukaan resmi Pekan Gawai Dayak ke-XII Kabupaten Sintang yang dilaksanakan di Rumah Betang Tampun Juah, Rabu (16/7/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Ketua DPRD Provinsi Kalbar Aloysius, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny, Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena, Sekda Kabupaten Melawi Drs. Paulus, Wakapolres Sintang Kompol Sukma Pranata, Ketua DPRD Kabupaten Sintang Indra Subekti, Ketua DAD Kabupaten Sintang Jefray Edward, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatannya Bupati Sintang mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubernur Kalimantan Barat serta seluruh tamu undangan yang telah hadir pada pembukaan Pekan Gawai Dayak ke-XII di Kabupaten Sintang.

Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas keamanan atas kerja kerasnya dalam menyukseskan kegiatan ini. Mari kita jaga bersama kelancaran acara, serta lestarikan adat dan budaya Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai jati diri dan kebanggaan kita bersama.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Kalimantan Barat mengucapkan selamat Hari Gawai kepada seluruh masyarakat Dayak. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi momen syukur atas anugerah Tuhan. Gawai adalah warisan budaya yang harus kita lestarikan, dan dengan kemajuan teknologi saat ini, mari kita kenalkan budaya Dayak ke kancah dunia agar semakin dikenal dan dihargai masyarakat luas.

Kami melihat masih banyak masyarakat Kalbar yang belum sepenuhnya menikmati hasil kekayaan alam di daerahnya, meskipun sejumlah investor telah masuk. Untuk itu, saya mengimbau para investor agar benar-benar berkontribusi bagi kesejahteraan rakyat dan tidak sekadar mengambil keuntungan. Sumber daya alam yang melimpah di Kalimantan Barat harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat.

Sementara itu, saat ditemui usai kegiatan, Kasdim Sintang menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap terselenggaranya kegiatan budaya ini. Kegiatan ini bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga wadah penting untuk menjaga dan melestarikan budaya Dayak sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia, ujar Kasdim Sintang.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat melestarikan nilai-nilai budaya lokal yang mampu mempererat persatuan dan memperkuat karakter bangsa. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai warisan leluhur”, kata Kasdim Sintang.

Mungkin Anda juga menyukai