Hari Kesaktian Pancasila: Danyonif 879 Jadi Penggugah Semangat Kebangsaan di Kutai Timur

SANGATTA – Pagi di halaman Kantor Bupati Kutai Timur, Jalan Bukit Pelangi, Sangatta, Kamis (1/10/2026), berlangsung dalam suasana khidmat. Sekitar 200 peserta hadir dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026, mempertemukan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, serta berbagai instansi dalam satu barisan.
Di antara jajaran pejabat dan unsur pimpinan daerah yang hadir, tampak Komandan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 879/Rangkok Cakti, Letkol Inf Taufan Hendryanto Siswoyo, S.S.T.Han.

Upacara dimulai pukul 08.00 WITA dengan Bupati Kutai Timur Drs. H. Ardiansyah Sulaiman, M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Kapten CBA Lilik Hartoyo dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Peringatan tahun ini mengusung tema *“Pancasila Pemersatu Bangsa menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”* Tema tersebut memberi penekanan pada posisi Pancasila sebagai titik temu berbagai unsur bangsa di tengah keberagaman. Dalam konteks daerah, pesan itu tercermin melalui kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan institusi negara yang mengikuti upacara secara bersama-sama.

99363876-79ef-4481-9625-4a1a01c6441d.jpeg

Seusai kegiatan Danyonif TP 879/Rangkok Cakti Letkol Inf Taufan Hendryanto Siswoyo, S.S.T.Han., mengungkapkan bahwa kehadirannya bersama para pimpinan daerah untuk memperlihatkan bahwa satuan TNI di wilayah Kutai Timur tersebut menjadi bagian dari lingkungan sosial dan pemerintahan daerah.

“Yonif TP 879/Rangkok Cakti tidak hanya dikenal melalui tugas-tugas kemiliteran, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dan unsur pemerintahan, pertahanan, dan keamanan mengambil bagian dalam agenda yang mengingatkan kembali pentingnya persatuan dan komitmen terhadap dasar negara.” Ungkap Danyonif.

Sementara ditempat terpisah Danbrigif TP 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., menegaskan komitmen institusi TNI sebagai bagian dari barisan yang bersama-sama menghidupkan kembali pesan persatuan dalam peringatan tersebut.

Dimana momentum Hari Kesaktian Pancasila menjadi bagian dari perjalanan satuan untuk terus hadir di tengah lingkungan pemerintahan dan masyarakat. Di tengah kehidupan berbangsa yang beragam, pesan tentang persatuan tetap menjadi ruang bersama dan menjadi salah satu momen untuk menegaskannya kembali.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober sekaligus menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah bangsa dan memperkuat kembali Pancasila sebagai ideologi serta dasar negara. Pungkas Danbrigif TP 32/Mangkalihat.

Mungkin Anda juga menyukai