Babinsa Kodim 0114/Aceh Jaya Dampingi Panen Padi Petani di Teunom, Dorong Pengendalian Hama untuk Tingkatkan Hasil Produksi
ACEH JAYA – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan oleh jajaran Kodim 0114/Aceh Jaya melalui pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan dukungan saat masa tanam, tetapi juga saat panen guna membantu petani meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 06/Teunom dan Posramil Pasie Raya Kodim 0114/Aceh Jaya, Serka Samsul Hadi dan Sertu Pujianto, yang melaksanakan kegiatan ketahanan pangan dengan membantu proses panen padi milik Ibu Suryati (41), anggota Kelompok Tani Bina Lestari, di Desa Seumira, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Senin (22/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, kedua Babinsa turun langsung ke sawah membantu proses panen menggunakan alat manual berupa sabit bersama petani setempat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bentuk nyata dukungan TNI AD terhadap sektor pertanian yang memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat.
Meski memasuki masa panen, hasil tanam padi gadu tahun ini belum mencapai target yang diharapkan. Berdasarkan keterangan petani, produksi padi mengalami penurunan akibat serangan hama burung pipit dan tikus yang cukup tinggi selama masa pertumbuhan tanaman. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian bulir padi rusak sehingga berdampak pada hasil panen yang diperoleh petani.
Menyikapi kondisi tersebut, Babinsa memberikan motivasi dan pendampingan kepada petani agar tetap semangat mengelola lahan pertanian serta meningkatkan upaya pengendalian hama secara lebih efektif. Salah satu langkah yang disarankan adalah penggunaan jaring penghalau burung pada area persawahan serta pengendalian hama tikus dengan metode yang aman dan sesuai anjuran pertanian.
Menurut Serka Samsul Hadi, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses penanaman, tetapi juga kemampuan petani dalam mengantisipasi berbagai ancaman yang dapat mengurangi hasil produksi. Karena itu, pendampingan dan koordinasi antara petani, kelompok tani, serta aparat pendamping lapangan perlu terus diperkuat agar berbagai kendala dapat diatasi sejak dini.
Sementara itu, Sertu Pujianto menegaskan bahwa kegiatan pendampingan pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa dapat membantu petani menghadapi berbagai tantangan sekaligus memberikan dorongan agar tetap produktif dalam mengelola sektor pertanian.
Kegiatan panen bersama tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak penyediaan pangan di daerah. Dengan sinergi yang terus terjalin, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Teunom dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan, memperkuat perekonomian masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Aceh Jaya.(0114).
