Atasi Krisis Air Bersih, Dandim 1618/TTU Dampingi Kepala BNPB Resmikan Sumur Bor Di Desa Kiuola

NTT-Kefamenanu., Sebuah langkah nyata dalam mengatasi krisis air bersih kembali diwujudkan di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Komandan Kodim 1618/TTU, Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., mendampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., meresmikan sumur bor di Desa Kiuola, Kecamatan Noemuti, pada Kamis (28/8/2025).

Program ini merupakan bagian dari Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kekeringan yang digagas BNPB bersama TNI Angkatan Darat. Kehadiran sumur bor menjadi jawaban atas harapan masyarakat di wilayah yang kerap dilanda kekeringan, sekaligus simbol kepedulian negara dalam memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Dalam sambutannya, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa air bersih adalah kebutuhan vital yang harus dijamin ketersediaannya. “Sumur bor ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjadi sarana meningkatkan kualitas hidup. Kami titip pesan agar dirawat dan dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala BNPB juga menegaskan bahwa program Manunggal Air Bersih, hasil kerja sama antara BNPB dan TNI AD, akan terus dilanjutkan. Program ini menjadi bukti komitmen pemerintah untuk menghadirkan solusi berkelanjutan, khususnya di daerah yang rentan kekeringan seperti Nusa Tenggara Timur. “Daerah yang sudah menerima peresmian hari ini akan terus Di lanjutkan dan mendapatkan pendampingan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung lokasi sumur bor. Kegiatan ini dihadiri pula oleh Dekan Unhan RI di Atambua Brigjen TNI Ir. Kristijarso, S.I.P., M.M., Dansatgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Letkol Arh Reindi Trisetyo, Kapolres TTU AKBP Eliana Papote, S.I.K., M.M., Sekda TTU Fransiskus Bait Fay, S.Pt., M.Si., serta pejabat Pemda TTU lainnya. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan keseriusan bersama dalam menjawab tantangan kekeringan.

Dandim 1618/TTU Letkol Arm Didit Prasetyo Purwanto, S.E., menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian besar yang diberikan kepada masyarakat TTU. “Atas nama masyarakat, kami berterima kasih kepada Kepala BNPB dan jajarannya. Kami pastikan sumur bor ini akan dimanfaatkan dengan baik. Kodim 1618/TTU siap mendampingi masyarakat dalam menjaga dan merawatnya,” tegasnya.

Lebih jauh, Dandim 1618/TTU menekankan bahwa ketahanan masyarakat terhadap bencana adalah tanggung jawab bersama. Dengan adanya sarana air bersih ini, diharapkan beban masyarakat berkurang sekaligus menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana. “Kodim 1618/TTU akan terus mendukung setiap upaya yang memberi manfaat langsung bagi rakyat,” imbuhnya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan lapangan dan foto bersama sebagai simbol kebersamaan antara pemerintah pusat,, TNI-Polri, Daerah dan masyarakat. Peresmian sumur bor ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mencari solusi konkret menghadapi kekeringan, sekaligus bukti bahwa sinergi adalah kunci untuk membangun ketahanan bangsa.

(PENDIM 1618/TTU)

Mungkin Anda juga menyukai