Anggota Kodim 1621/TTS Tingkatkan Kemampuan Pencak Silat Militer untuk Ujian Kenaikan Pangkat

Timor Tengah Selatan – Anggota Kodim 1621/TTS melaksanakan latihan Pencak Silat Militer (PSM) pada Selasa, 13 Januari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Guru Besar PSM, Pratu Agustinus Opang, dan diikuti oleh sekitar 25 personel yang terdiri dari Perwira Staf, Bintara, dan Tamtama. Awalnya, latihan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Apel Makodim, namun karena hujan, lokasi latihan dipindahkan ke area belakang Aula Makodim agar kegiatan tetap berlangsung optimal.

Latihan PSM ini merupakan bagian dari program rutin Kodim 1621/TTS yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bela diri prajurit, sebagai salah satu syarat penunjang Ujian Kenaikan Pangkat (UKP). Dandim 1621/TTS, Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, menegaskan bahwa kemampuan Pencak Silat kini menjadi standar bagi prajurit TNI AD dalam proses UKP, di samping uji fisik lainnya.

“Seluruh personel wajib mengikuti PSM, karena ini bagian dari persyaratan UKP. Selain Garjas A dan B serta renang, Pencak Silat Militer juga menjadi materi yang harus dikuasai,” ujar Dandim.

Dari pihak pelatih, Pratu Agustinus Opang menambahkan bahwa sesi latihan kali ini adalah pertemuan kelima, dan meningkatkan frekuensi latihan menjadi tiga kali seminggu sangat diperlukan untuk persiapan kenaikan sabuk kuning pada 24 Januari 2026. Materi yang diajarkan meliputi berbagai teknik dasar, seperti sikap siap, kuda-kuda, dan tendangan.

Dengan pelaksanaan PSM yang terprogram, diharapkan seluruh prajurit memiliki disiplin dan kemampuan bela diri yang memadai untuk mendukung tugas pokok TNI AD di wilayah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Mungkin Anda juga menyukai