Aktivitas Satgas TMMD ke-130: Makan Siang Bersama Warga Cendana

LUWU TIMUR – Kedekatan TNI dengan masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur. Di tengah kesibukan membangun infrastruktur desa, sejumlah anggota Satgas mendapat undangan makan siang dari warga setempat sebagai bentuk perhatian dan rasa terima kasih atas pengabdian mereka.
Pada Jumat (23/10/2026), beberapa personel Satgas yang tengah mengerjakan pembangunan jembatan dan pemasangan bronjong mendapat sambutan hangat dari warga. Setelah bekerja sejak pagi di bawah terik matahari, para prajurit diajak makan siang di rumah salah seorang warga.
Suasana sederhana penuh kekeluargaan pun tercipta. Para prajurit duduk lesehan di atas tikar, menikmati hidangan rumahan bersama pemilik rumah. Meski menu yang disajikan tidak mewah, kebersamaan tersebut menghadirkan kehangatan yang tidak dapat diukur dengan materi.
Koptu Mursam mengaku bangga sekaligus terharu mendengar anggota Satgas mendapat undangan makan siang dari warga. Menurutnya, perhatian itu menjadi bukti bahwa kehadiran prajurit di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui hubungan emosional yang terjalin selama kegiatan TMMD.
“Saya sampai terharu mendengar kabar kita diundang makan siang di rumah warga. Ini bukti TMMD ke-130 berhasil merebut hati rakyat Desa Cendana. Saya perintahkan anggota, kalau diundang warga, datanglah, makanlah, jangan menolak. Karena itu adalah bentuk cinta dan penghargaan warga kepada TNI,” ujar Koptu Mursam.
Ia menambahkan, nilai kebersamaan tidak ditentukan oleh mewah atau sederhananya hidangan, melainkan oleh ketulusan orang yang menyajikannya.
“Walaupun lauknya hanya ikan asin, sayur bening, dan sambal, tapi itu adalah makanan paling enak karena dimasak dengan cinta dan keikhlasan. Makan bersama di rumah warga inilah kemanunggalan TNI dan rakyat yang sebenarnya. TNI dan rakyat makan satu nampan, satu piring, tanpa sekat,” tuturnya.
Kebahagiaan serupa dirasakan Pratu Ari, salah satu anggota Satgas yang mendapat undangan makan siang. Ia mengaku awalnya terkejut ketika seorang warga memanggil para prajurit yang sedang bekerja memasang bronjong untuk singgah dan makan bersama.
“Awalnya kaget, kami lagi kerja pasang bronjong, tiba-tiba Ibu Haji memanggil, ‘Ayo Nak Tentara, makan siang di rumah’. Setelah salat Jumat, kami pun ikut ke rumahnya. Rumahnya sederhana, tetapi Ibu sudah menyiapkan makanan. Kami makan lesehan bersama di lantai. Rasanya seperti makan di rumah sendiri, di kampung sendiri,” ungkap Pratu Ari.
Sementara itu, pemilik rumah, Hj. Rahimah (55), warga Dusun Cendana, mengatakan dirinya sengaja mengundang para prajurit karena melihat mereka bekerja sejak pagi di bawah terik matahari untuk membangun fasilitas desa.
“Saya lihat Pak Tentara dari pagi sampai siang kerja panas-panasan memasang bronjong untuk desa kami, tidak mengeluh. Saya kasihan, sebagai orang tua, saya undang mereka makan siang di rumah. Tidak ada lauk mewah, cuma ikan asin dan sayur kelor, tetapi saya masak dengan ikhlas. Saya sudah anggap mereka seperti anak sendiri,” kata Hj. Rahimah sambil tersenyum.
Menurutnya, kehadiran anggota Satgas di Desa Cendana membawa suasana tersendiri bagi warga. Ia berharap seluruh prajurit selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Momen makan bersama seperti ini disebut kerap terjadi selama pelaksanaan TMMD. Warga di sekitar lokasi pembangunan bahkan bergantian mengundang anggota Satgas untuk makan siang, menikmati kopi, hingga makan malam.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo bukan sekadar membangun jembatan, bronjong, dan infrastruktur lainnya. Lebih dari itu, program ini turut mempererat persaudaraan, menumbuhkan rasa saling percaya, serta membangun jembatan hati antara TNI dan masyarakat.
Sumber: Pendim 1403/Palopo
