Kehangatan Komunitas Desa Jarin dalam Program TMMD Ke-130 Kodim Pamekasan

Kehangatan Komunitas Desa Jarin dalam Program TMMD Ke-130 Kodim Pamekasan

PAMEKASAN – Saat menjelang penyelesaian program TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, suasana haru menyelimuti masyarakat Desa Jarin, Kecamatan Pademawu. Walaupun pembangunan fisik masih berjalan, sebagian warga merasa khawatir akan berakhirnya momen kebersamaan dengan para prajurit TNI.

Salah satu pernyataan yang mengungkapkan perasaan tersebut datang dari Pak Dahlawi, seorang penerima bantuan Rumah Layak Huni (RLH), yang rumahnya juga menjadi tempat tinggal bagi personel Satgas Yon TP 539/Ronggosukowati selama proyek ini berlangsung. Setelah hampir satu bulan hidup berdampingan, hubungan antara keluarga Dahlawi dengan para prajurit semakin erat.

“Jika bisa, kami ingin momen ini tidak cepat berakhir. Kami sudah menganggap tentara ini sebagai bagian dari keluarga kami,” ungkap Pak Dahlawi pada tanggal 3 November. Hal yang sama juga dirasakan oleh Prada Muh. Aril, seorang prajurit dari Palu yang merasakan kehangatan masyarakat selama bertugas di desa tersebut.

“Kami sangat berharap TMMD dapat berlangsung lebih lama untuk masyarakat. Di sini, warga sangat ramah dan penuh kerjasama. Mereka selalu siap membantu dengan mendukung fondasi serta memberikan makanan,” tuturnya. Kedekatan tersebut terbangun melalui interaksi sehari-hari, di mana prajurit yang awalnya kesulitan berkomunikasi dalam bahasa Madura kini menjadi lebih akrab dengan warga setempat. Masyarakat pun tidak lagi ragu untuk mengantarkan makanan kepada prajurit yang bekerja, menciptakan suasana kebersamaan saat mereka berkumpul setiap sore untuk menikmati nasi jagung dan ikan kuah kuning bersama.

Pelaksanaan TMMD ini menunjukkan bahwa fokus kegiatan tidak hanya sebatas pembangunan fisik semata. Di balik pembangunan 10 unit RLH, terdapat proses interaksi, saling mengenal, dan membangun kepercayaan antara TNI dan masyarakat. Dengan progres pembangunan RLH telah mencapai sekitar 85 persen, beberapa sasaran fisik tampaknya akan segera selesai. Namun bagi warga Desa Jarin, kenangan serta hubungan yang terjalin dengan Satgas TMMD akan menjadi hasil yang berharga dan sulit untuk dilupakan. TMMD Ke-130 juga menegaskan bahwa pengabdian prajurit tidak hanya bisa diukur lewat bangunan fisik yang dibangun, melainkan juga dari kedekatan dan kebersamaan yang terjalin dengan masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai