Kehadiran Satgas TMMD ke-130 Bawa Harapan Baru bagi Warga Ambon

AMBON – Kehadiran Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1504/Ambon mendapat sambutan positif dari masyarakat Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Selain mendorong percepatan pembangunan infrastruktur, program tersebut dinilai mampu mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga melalui semangat gotong royong.

Apresiasi itu disampaikan Marlen Lekatompesi Gomies (36), salah seorang warga setempat, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas dedikasi dan kerja keras personel Satgas TMMD. Menurutnya, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan kebersamaan di lingkungan tempat tinggal mereka.

Memasuki hari kedelapan pelaksanaan, Rabu (21/10/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat terus melanjutkan berbagai sasaran fisik. Kegiatan diawali dengan apel pagi yang dipimpin Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK), Letda Inf Katipana, sebelum personel bergerak menuju lokasi pekerjaan.

Sejumlah sasaran yang tengah dikerjakan meliputi pembangunan jembatan sepanjang 7 meter, fasilitas MCK 1, 2, dan 3, jalan setapak I sepanjang 346 meter, serta reservoir 3. Selain itu, perbaikan lima unit RTLH milik Thomas Waas, Ferdinan Gomes, Berly Kalahatu, Novembry Kalahatu, dan Exel Tuhumuri juga terus didorong.

Kelancaran pembangunan didukung oleh pasokan material yang didatangkan secara bertahap. Pada pagi hari, satu unit tandon air berkapasitas 5.500 liter dan satu ret batu pondasi tiba di lokasi. Sekitar pukul 13.00 WIT, distribusi dilanjutkan dengan berbagai perlengkapan konstruksi, termasuk besi, meteran, paku, selang, benang tukang, tiga unit gerobak, pipa HDPE sepanjang 50 meter, dan coupler shock.

Pada sore hari, material berupa 5.000 buah batako dan satu ret pasir kembali didatangkan untuk mendukung pengerjaan rumah warga serta fasilitas umum. Dukungan logistik tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pekerjaan di lapangan.

Bagi masyarakat, manfaat TMMD tidak hanya terletak pada hasil pembangunan yang nantinya dapat digunakan, tetapi juga pada interaksi sehari-hari bersama prajurit. Kebersamaan selama kegiatan berlangsung membuka ruang bagi terjalinnya komunikasi, saling mengenal, dan tumbuhnya rasa kekeluargaan.

Program TMMD juga menunjukkan bahwa pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama. Prajurit hadir dengan kemampuan dan tenaga untuk melaksanakan pekerjaan, sementara masyarakat memberikan dukungan melalui keterlibatan serta semangat gotong royong.

Apresiasi warga menjadi dorongan moral bagi Satgas untuk terus bekerja secara maksimal. Di sisi lain, dukungan masyarakat memperlihatkan bahwa program pembangunan yang dilaksanakan bersama dapat memperkuat rasa memiliki terhadap hasil yang dicapai.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 1504/Ambon terus berupaya menuntaskan seluruh sasaran fisik sesuai rencana. Melalui pembangunan infrastruktur, perbaikan rumah, dan keterlibatan aktif warga, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Dusun Seri sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dan rakyat.

Catatan penyuntingan: Pada bahan awal terdapat penyebutan “TMMD ke-120” dalam kutipan narasi dan “TMMD ke-130” pada bagian utama. Kelima berita ini menggunakan TMMD ke-130 sesuai judul dan konteks naskah.

Mungkin Anda juga menyukai