Kasdim 1607/Sumbawa: Pentingnya Kolaborasi dalam Memerangi Tembakau Ilegal

SUMBAWA – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1607/Sumbawa, Mayor Inf Amdatullah, menghadiri konferensi pers Bea Cukai Sumbawa terkait pengungkapan kasus peredaran hasil tembakau ilegal yang menggunakan modus penyamaran melalui kendaraan truk pendingin (reefer truck), Rabu (21/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mayor Inf Amdatullah menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai Sumbawa atas upaya pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, keberhasilan mengidentifikasi modus penyamaran dalam distribusi hasil tembakau ilegal merupakan bagian penting dari pengawasan dan penegakan hukum guna melindungi kepentingan masyarakat serta negara.
“Kami mengapresiasi langkah Bea Cukai Sumbawa dalam mengungkap peredaran hasil tembakau ilegal yang menggunakan modus penyamaran melalui kendaraan truk pendingin (reefer truck). Hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan yang cermat, profesionalisme, dan koordinasi antarlembaga dalam mencegah peredaran barang ilegal,” ungkap Mayor Inf Amdatullah.
Ia menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal tidak hanya menjadi persoalan kepatuhan terhadap ketentuan hukum, tetapi juga berpotensi mengganggu persaingan usaha yang sehat dan merugikan penerimaan negara dari sektor cukai.
Oleh karena itu, sinergi antara TNI, Bea Cukai, dan instansi terkait perlu terus diperkuat melalui koordinasi yang baik serta pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung upaya pencegahan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang merugikan kepentingan publik.
Kehadiran Kasdim 1607/Sumbawa dalam konferensi pers tersebut juga mencerminkan dukungan terhadap upaya penegakan hukum serta pentingnya kerja sama lintas instansi dalam menjaga stabilitas dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sumbawa.
Melalui pengawasan yang berkelanjutan dan sinergi antarlembaga, diharapkan peredaran hasil tembakau ilegal dapat ditekan, perlindungan terhadap masyarakat semakin optimal, serta penerimaan negara dapat terjaga demi mendukung pembangunan nasional.
