Korem 102/Pjg Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla dan Ancaman Kekeringan di Kotawaringin Timur
KOTAWARINGIN TIMUR – Korem 102/Panju Panjung (Pjg) memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi peningkatan eskalasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta ancaman kekeringan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Pasiops Korem 102/Pjg Mayor Inf Rubin dalam Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Karhutla, ancaman kekeringan serta koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung B Sekretariat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti unsur Forkopimda, TNI-Polri, BPBD, Damkar, OPD, Yonif TP 923/Mentaya serta berbagai instansi terkait. Rapat menjadi wadah untuk menyatukan langkah dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla yang dapat meningkat seiring kondisi cuaca yang semakin kering.
Dalam rapat ditekankan bahwa Karhutla merupakan bencana yang pada prinsipnya dapat dicegah. Oleh karena itu, seluruh unsur diminta meningkatkan langkah mitigasi, deteksi dini, patroli wilayah serta mempercepat respons terhadap setiap potensi munculnya titik api.
Ancaman kekeringan turut menjadi perhatian serius. Kondisi cuaca yang semakin kering akibat fenomena El Nino hingga awal 2027 diperkirakan dapat meningkatkan kerawanan Karhutla. Terbatasnya pertumbuhan awan hujan juga membuat upaya penanganan di lapangan saat ini lebih mengandalkan kekuatan satuan tugas darat dengan dukungan satuan tugas udara.
Pasiops Korem 102/Pjg Mayor Inf Rubin menegaskan kesiapan Korem 102/Pjg untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD, Damkar dan seluruh unsur terkait dalam mencegah maupun menanggulangi Karhutla.
“Pencegahan dan deteksi dini harus menjadi prioritas bersama. Dengan sinergi dan respons cepat seluruh unsur, kita dapat mencegah Karhutla meluas serta melindungi masyarakat dan lingkungan,” tegas Mayor Inf Rubin.
Menurutnya, kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya ketika kondisi cuaca kering berlangsung dalam waktu cukup panjang. Koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar setiap indikasi kebakaran dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi lebih luas.
Korem 102/Pjg berkomitmen mendukung langkah pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan, patroli dan penanganan Karhutla secara cepat, terpadu dan berkelanjutan. Sinergi tersebut diharapkan mampu meminimalkan dampak Karhutla sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Kalimantan Tengah.
