Kolaborasi TNI, Pemda, dan Unihena Warnai Aksi Jumat Bersih di Halmahera Utara
Halmahera Utara – Kodim 1508/Tobelo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui penguatan sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Universitas Hein Namotemo, dan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan berpartisipasi dalam kegiatan Jumat Bersih yang dipusatkan di kawasan Pasar Tanjung Niara, Kecamatan Tobelo Tengah, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI, akademisi, mahasiswa hingga masyarakat. Aksi gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan area pasar dan terminal sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata, sekaligus menumbuhkan budaya peduli lingkungan di tengah masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten II Bidang Administrasi Umum Drs. Wesnas Rompis, Rektor Universitas Hein Namotemo Dr. Hendriane Namotemo, Staf Ahli Bupati Halmahera Utara Glen Antony, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yudihard Noya, S.Si., M.H., Kepala Dinas PMD Naftali Gita, Danton Kompi Senapan C Yonif 732/Banau Letda Inf Fredoan Sameaputi, perwakilan Kodim 1508/Tobelo Pelda Wilmar Bitjoly, Kepala Desa Tanjung Niara Nelson Tjuluku, Kepala Puskesmas Desa Pitu Kristian Mailoa, personel Kodim 1508/Tobelo, personel Kompi Senapan C Yonif 732/Banau, Tim Satgas Marahai, mahasiswa Universitas Hein Namotemo, serta masyarakat.
Keterlibatan Kodim 1508/Tobelo dalam kegiatan ini merupakan implementasi peran TNI AD sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Melalui semangat gotong royong, TNI terus hadir membangun kedekatan dengan rakyat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.
Sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, TNI, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan serta memperkokoh budaya gotong royong sebagai identitas bangsa. Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh komponen masyarakat. (Pen1508)
