Toleransi Di Bumi Mahottama, Dandim Klungkung Hadir Dalam Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE di Vihara Dharma Ratna

Klungkung,- Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han menghadiri Perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE/2026 di wilayah Kabupaten Klungkung di Vihara Dharma Ratna, Semarapura, Kecamatan/Kabupaten Klungkung, Minggu ( 31/05/26 ).

Dengan mengusung tema, ” Menapaki Jalan Mulia, Bersumbangsih Bagi Negeri ” kegiatan perayaan ini turut dihadiri oleh Bupati Klungkung I Made Satria didampingi Wakil Bupati, Ketua FKUB, Ketua MDA, Ketua MUI, Ketua Walubi dan Kaban Kesbangpol serta para panitia dan umat yang berjumlah kurang lebih 200 orang.

Adapun rangkaian perayaan Hari Raya Tri Suci Waisak diawali dengan persembahyangan bersama, detik-detik Waisak dimana para umat melakukan meditasi khusyuk, pembacaan paritta dan doa bersama tepat pada perhitungan jam, menit dan detik puncak yang juga diwarnai dengan pelepasan burung perkutut ( Upacara Abhayadana ) yang dimaknai sebagai simbol makhluk hidup yang diberikan kebebasan dan kesempatan untuk meraih kebahagiaan mereka sendiri.

Dalam perayaan ini, juga dilaksanakan peresmian Program Satria Peduli dengan bentuk penyerahan bunga sedap malam dari Bupati Klungkung kepada pengurus Vihara Dharma Ratna.

Perayaan ini diakhiri dengan 5 Puja Bhakti dimana kegiatan dimulai dengan giat Paradaksina yaitu para umat membawa setangkai bunga sedap malam sambil berarak mengelilingi bangunan Dharma Sala dan Kongco Kuan Kong sebanyak 3 kali, dimana pelaksanaan Puja bhakti dipimpin oleh PMy.Candra Budiarta.

Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han menyampaikan, perayaan Waisak juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Kehadiran kami menjadi wujud nyata dukungan pemerintah daerah serta partisipasi berbagai TNI dan elemen masyarakat yang mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas wilayah dan keharmonisan sosial di Kabupaten Klungkung serta memberikan dampak positif bagi penguatan persatuan dan kesatuan bangsa.

Keberadaan kami juga sekaligus sebagai wahana membangun kebersamaan, kerukunan umat beragama serta penguatan silaturahmi dan toleransi guna mewujudkan keharmonisan serta kondusifitas wilayah di Bumi Mahottama ini, “tegas Dandim. ( pendim 1610/Klungkung ).

Mungkin Anda juga menyukai