Pangdam XVIII/Kasuari: TMMD Wujud Kehadiran Negara di Tengah Masyarakat Papua Barat
Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menegaskan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1801/Manokwari merupakan bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat Papua Barat melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.
Hal tersebut disampaikan Pangdam saat memimpin upacara penutupan TMMD ke-128 di Kampung Tanah Rubuh, Distrik Manokwari Utara, Kabupaten Manokwari, Kamis (21/5/2026).
Menurut Pangdam, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru.
Ia berharap seluruh hasil pembangunan yang telah dikerjakan dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari.
Dalam pelaksanaan TMMD ke-128, Kodim 1801/Manokwari berhasil menyelesaikan berbagai sasaran fisik seperti pengecoran jalan sepanjang 600 meter, pembangunan rumah tipe 42, rehabilitasi gereja, pembangunan bak air bersih dan pipanisasi, hingga pembukaan lahan pertanian.
Selain itu, program nonfisik juga berjalan maksimal melalui berbagai penyuluhan kepada masyarakat terkait wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, stunting, lingkungan hidup, mitigasi bencana, dan keamanan masyarakat.
Program tambahan turut menjadi perhatian masyarakat karena menyentuh langsung kebutuhan warga, di antaranya rehab SD Inpres 62 Asai, rehab MCK, penanaman ribuan bibit kakao, dan penyediaan air bersih di enam titik.
Pangdam XVIII/Kasuari menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat yang telah bekerja bersama menyukseskan program tersebut.
“Kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membangun Papua Barat yang lebih maju dan sejahtera,” ungkapnya.
Penutupan TMMD berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya Papua yang dibawakan pelajar dan masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya program pembangunan di Kampung Tanah Rubuh.
