Babinsa Peninjoan Dampingi Dandim Survei Lokasi Jembatan Penghubung Warga di Peninjoan
Bangli – Dalam rangka memastikan kelayakan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat, Babinsa Desa Peninjoan Koramil 1626-03/Tembuku Serka I Made Suarnika mendampingi Dandim 1626/Bangli melaksanakan pengecekan dan survei lapangan lokasi pengajuan pembangunan jembatan di Banjar Payuk Danginan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil 1626-04/Kintamani, Bati Komsos Koramil 1626-03/Tembuku, Kelian Banjar Adat Payuk, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran aparat TNI bersama perangkat wilayah ini merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan pembangunan sarana infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sesuai dengan proposal pengajuan pembangunan jembatan yang diajukan warga. Selain itu, survei bertujuan untuk mengetahui tingkat urgensi pembangunan jembatan sebagai akses penghubung antarwilayah yang selama ini dimanfaatkan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan melaksanakan pengecekan terhadap kondisi medan, bentang lokasi, akses jalan penghubung, serta potensi hambatan alam yang dapat mempengaruhi proses pembangunan nantinya. Selain itu, dilakukan pula pengumpulan data teknis awal sebagai bahan pertimbangan dalam proses perencanaan pembangunan agar sesuai kebutuhan masyarakat dan memenuhi standar keamanan.
Babinsa Desa Peninjoan Serka I Made Suarnika menyampaikan bahwa keberadaan jembatan sangat penting bagi warga Banjar Payuk Danginan, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar aktivitas ekonomi warga.
“Jembatan ini nantinya diharapkan dapat mempermudah akses masyarakat, baik untuk kegiatan pertanian, pendidikan maupun aktivitas sehari-hari warga. Kami berharap pengajuan pembangunan ini dapat segera terealisasi demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P. mengatakan bahwa survei lapangan dilakukan guna memastikan seluruh aspek teknis maupun kondisi wilayah benar-benar layak sebelum proses pengajuan pembangunan dilanjutkan ke tahap berikutnya.
“Kami ingin memastikan bahwa pembangunan jembatan ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan aksesibilitas warga dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Peninjoan,” tegas Dandim.
Ia juga menambahkan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan akan terus hadir mendampingi masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah pedesaan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara aparat TNI bersama masyarakat setempat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.
(Pendim 1626/Bangli)
