Bedah Rumah TMMD Kodim Cilegon di Jombang Masuki Tahap Finishing, Sentuh Angka 95 Persen

Cilegon – Proyek Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi warga kurang mampu dalam program TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon kini hampir rampung total. Hingga Minggu (17/05/2026), kemajuan pembangunan rumah milik Ibu Niah yang berlokasi di luar Komplek Taman Cilegon RT 01 RW 05, Kelurahan Kebondalem, Kecamatan Jombang, dilaporkan sudah mencapai 95 persen. Bangunan yang dulunya rapuh tersebut kini telah bertransformasi menjadi hunian sehat yang kokoh dan tertata sangat rapi.

Sebelum mendapatkan bantuan ini, Ibu Niah beserta keluarganya harus rela bertahan hidup selama 10 tahun di dalam rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Pendapatannya sehari-hari yang tidak menentu dari hasil berjualan gorengan dan minuman anak-anak membuat impian memperbaiki rumah selalu tertunda. Kehadiran Satgas TMMD menjadi titik balik penting yang membebaskan keluarga ini dari bayang-bayang hunian yang tidak aman.

Percepatan pembangunan fisik ini terwujud berkat kolaborasi intensif antara empat warga lokal dan empat personel ahli dari Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur). Saat ini, tim gabungan di lapangan sedang fokus menyelesaikan tahapan akhir (finishing) berupa pengecatan detail serta pembersihan sisa-sisa material bangunan di area pekarangan. Langkah ini dilakukan agar rumah tersebut bisa segera diserahterimakan dan ditempati oleh keluarga Ibu Niah dalam waktu dekat.

Skema pengerjaan bedah rumah ini sengaja menerapkan sistem padat karya dengan melibatkan Kelompok Masyarakat (Pokmas) setempat sejak awal. Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan aktif warga sekitar menjadi faktor penentu cepatnya progres pembangunan di lapangan. Melalui wadah Pokmas, nilai-nilai kemanunggalan TNI dan rakyat dapat terwujud secara nyata.

“Kami memercayakan proyek RTLH ini kepada Pokmas setempat agar ada rasa memiliki dan tanggung jawab bersama dari lingkungan sekitar. Misi utama TMMD bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan menghidupkan kembali roh gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial antarsesama warga,” ujar Letkol Inf Imam Buchori.

Mungkin Anda juga menyukai