Babinsa Koramil 01/Jaya Pantau Harga Sembako di Pasar Kecamatan Jaya, Stabilitas Pangan Tetap Terjaga

ACEH JAYA – Aparat kewilayahan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok guna menjaga stabilitas pangan dan kondisi ekonomi masyarakat. Kegiatan pengecekan pasar dan harga sembako kembali dilakukan di wilayah Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Minggu (10/05/2026).

Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar tetap aman serta harga kebutuhan masyarakat berada dalam kondisi stabil. Kegiatan ini menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial yang rutin dilakukan aparat TNI di wilayah guna memantau situasi sosial dan ekonomi masyarakat secara langsung.

Dari hasil pengecekan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar wilayah Kecamatan Jaya terpantau masih relatif stabil. Harga beras premium tercatat Rp233 ribu per sak, minyak goreng Rp23 ribu per kilogram, gula pasir Rp20 ribu per kilogram, telur ayam Rp55 ribu per papan, serta tepung Segitiga Biru Rp13 ribu per kilogram.

Sementara itu, untuk komoditas sayuran dan bumbu dapur, harga bawang merah berada di angka Rp45 ribu per kilogram, tomat Rp18 ribu per kilogram, cabai merah Rp40 ribu per kilogram, dan cabai rawit Rp30 ribu per kilogram.

Kegiatan pemantauan pasar seperti ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kebutuhan pokok masyarakat, terutama di tengah dinamika harga pangan yang dapat berubah sewaktu-waktu akibat faktor distribusi maupun kondisi cuaca.

Selain memantau harga, aparat kewilayahan juga melakukan komunikasi dengan pedagang dan masyarakat untuk mengetahui kondisi pasokan barang di pasar. Langkah ini penting sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya kelangkaan barang atau lonjakan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Dari perspektif ketahanan wilayah, stabilitas harga pangan merupakan salah satu faktor strategis dalam menjaga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat tetap kondusif. Ketersediaan bahan pokok yang cukup dengan harga yang terjangkau akan membantu menjaga kesejahteraan masyarakat serta mendukung stabilitas daerah.

Kegiatan pemantauan pasar juga menjadi bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan komunikasi antara TNI dan masyarakat.

Di wilayah Kabupaten Aceh Jaya, kebutuhan pokok masyarakat sangat bergantung pada kelancaran distribusi barang dari berbagai daerah. Oleh karena itu, pengawasan terhadap perkembangan harga dan stok sembako menjadi langkah penting dalam mengantisipasi potensi gangguan ekonomi masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Informasi hasil pemantauan pasar dapat menjadi bahan evaluasi untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan dengan harga yang stabil.

Masyarakat di Kecamatan Jaya diharapkan tetap bijak dalam berbelanja serta terus menjaga stabilitas pasar dengan menghindari pembelian berlebihan yang dapat memicu gangguan distribusi barang di tingkat lokal.

Dengan adanya pengecekan rutin terhadap harga sembako, situasi pasar di wilayah Kecamatan Jaya hingga saat ini terpantau aman, aktivitas perdagangan berjalan lancar, dan kebutuhan pokok masyarakat masih tersedia dengan baik. Kehadiran aparat kewilayahan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat di daerah.(0114).

Mungkin Anda juga menyukai