Tak Hanya Bangun Fisik, TMMD ke-128 Dorong Ekonomi Warga Lewat Penyuluhan Perkebunan
Lahat — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur. Melalui sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lahat, sektor ekonomi kerakyatan turut didorong melalui penyuluhan yang digelar Dinas Perkebunan di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur.
Kegiatan ini menyasar para pekebun sawit dan petani karet yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat. Dalam penyuluhan tersebut, para petani diberikan pemahaman tentang transformasi metode bertani dari cara tradisional menuju teknik budidaya yang lebih modern, efektif, dan berkelanjutan.
Materi yang disampaikan meliputi teknik pemupukan yang efisien, pengendalian hama terpadu, pengelolaan tanah agar tetap produktif, hingga standarisasi hasil panen agar memiliki nilai jual lebih tinggi di pasaran.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraeni, menegaskan bahwa penguasaan teknik yang tepat menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan petani, terutama di tengah fluktuasi harga komoditas.
“Melalui program TMMD ini, kami memberikan pemahaman kepada pekebun sawit dan petani karet agar mampu mengelola lahannya secara efektif dan berkelanjutan, sehingga hasil yang diperoleh bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan metode yang benar tidak hanya meningkatkan jumlah produksi, tetapi juga kualitas hasil perkebunan. Dengan demikian, pendapatan petani diharapkan ikut meningkat secara signifikan.
Antusiasme warga Desa Lubuk Tampang pun terlihat tinggi. Para petani aktif mengikuti penyuluhan dan berdiskusi langsung terkait permasalahan yang mereka hadapi di lapangan.
Bagi masyarakat, kehadiran TMMD ke-128 menjadi paket lengkap pembangunan. Selain membuka akses jalan dan memperbaiki infrastruktur, program ini juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.
Melalui kolaborasi antara TNI dan Dinas Perkebunan, diharapkan kemandirian ekonomi masyarakat di Kecamatan Kikim Timur dapat terwujud secara nyata dan berkelanjutan. TMMD bukan hanya membangun desa secara fisik, tetapi juga menguatkan fondasi ekonomi warganya.
