Tradisi Tumpek Landep: Penyucian Alutsista di Kodim Klungkung

Klungkung,- Pada hari Saniscara Kliwon Wuku Landep, bersamaan dengan perayaan Tumpek Landep, Kodim 1610/Klungkung melaksanakan ritual penyucian alat utama sistem senjata (Alutsista).

Ritual ini dibenarkan oleh Pjs Pasipers Kodim 1610/Klungkung, Kapten Cba Nyoman Suryatha yang turut hadir untuk menjalani penyucian Alutsista di Makodim 1610/Klungkung pada hari Sabtu (18/04/26).

Dalam penjelasannya, Pjs Pasipers Kapten Cba Nyoman Suryatha mengungkapkan bahwa upacara Tumpek Landep adalah tradisi yang dilakukan setiap enam bulan sekali untuk menghormati Ida Bhatara Sang Hyang Siwa Pasupati, yang merupakan dewa taksu.

Hari Tumpek Landep memiliki makna landep yang berarti tajam, melambangkan penajaman cita, budhi, dan manah (pikiran). Hal ini mendorong umat untuk berperilaku berdasarkan kejernihan pikiran dengan prinsip nilai-nilai agama.

Selain berhubungan dengan senjata, perayaan Tumpek Landep juga dimaknai sebagai peningkatan kekuatan dan ketajaman pikiran. Makna mendalam dari Tumpek Landep adalah menajamkan ‘senjata’ yang sesungguhnya ada dalam diri, yaitu kecerdasan pikiran dan budi, jelasnya.

Menurutnya, senjata utama manusia terletak pada kecerdasan dan perilaku baiknya. Melalui perayaan ini, diharapkan umat dapat memilah dengan bijak antara hal yang baik dan buruk, tambahnya.

Diharapkan dengan perayaan Tumpek Landep, umat semua diberikan keselamatan, dan Alutsista tetap dalam kondisi yang baik dan siap beroperasi, serta terhindar dari hal-hal negatif demi mendukung tugas prajurit dan satuan.

Selain di Makodim 1610/Klungkung, penyucian Alutsista juga dilakukan di seluruh Koramil jajaran, imbuhnya.

Mungkin Anda juga menyukai