TNI AD Perkuat Nasionalisme dengan Pengibaran 300 Bendera Merah Putih di TTS

Timor Tengah Selatan – Gairah nasionalisme terus dipupuk hingga ke pelosok-pelosok desa. Jajaran Kodim 1621/TTS telah melaksanakan kegiatan pengibaran Bendera Merah Putih secara serentak di setiap rumah di sejumlah desa di wilayah teritorial Kodim 1621/TTS. Ini merupakan upaya untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pada Kamis, 9 April 2026 pukul 10.00 WITA, dilaporkan bahwa kegiatan ini telah berhasil dilaksanakan secara luas di 10 desa. Sebanyak 300 titik pemasangan Bendera Merah Putih telah terpasang di depan rumah penduduk, menjadi simbol nyata kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan lima Koramil, di mana masing-masing menggerakkan dua desa binaan. Koramil 1621-01/Kota SoE di Desa Kuatae dan Desa Oof; Koramil 1621-02/Amanuban Tengah di Desa Hoi dan Desa Puna; Koramil 1621-03/Mollo Utara di Desa Pika dan Desa Obesi; Koramil 1621-04/Amanatun Utara di Desa Snok dan Desa Nunkolo; serta Koramil 1621-05/Panite di Desa Pollo dan Desa Oebaki.

Antusiasme masyarakat sangat baik, dengan rata-rata 30 rumah di setiap desa berpartisipasi dalam pengibaran bendera tersebut. Kegiatan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi TNI AD untuk memperkuat ketahanan ideologi bangsa di masyarakat. Diharapkan, kehadiran Bendera Merah Putih di setiap sudut desa dapat membangun kesadaran kolektif dan memperkokoh persatuan nasional.

Selain itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai langkah preventif menghadapi berbagai potensi ancaman non-militer, termasuk pengaruh paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan. Dengan pendekatan humanis dan persuasif, TNI AD berkomitmen untuk hadir di tengah rakyat, menjaga keutuhan NKRI, serta menggerakkan semangat cinta tanah air. Pengibaran Bendera Merah Putih di depan rumah warga menjadi bukti bahwa nasionalisme tumbuh dengan kuat dari desa.

Mungkin Anda juga menyukai